Senin, 21 Mei 2012

Muhammad Yunus dan Bank untuk orang Miskin

Bank yang tersebar di negeri banjir itu bernama Grameen. Nasabah yang disasar adalah kaum miskin dan papa Bangladesh. Dalam Bank ini semua orang miskin, juga para pengemis, dapat memperoleh kredit tanpa agunan. Muhammad Yunus, pendiri Bank Grameen, percaya bahwa jika diberi modal, jutaan orang miskin dapat menciptakan keajaiban dengan usaha kecil mereka.

Hingga akhir 2006, Bank Grameen telah mengucurkan kredit kepada hampir 7 juta peminjam di 73.000 desa. Para peminjamnya kebanyakan perempuan. Mereka memakai kredit untuk memulai usaha kecil, membangun rumah dan membiayai sekolah. Khusus untuk para pengemis, Bank Grameen menyediakan kredit tanpa bunga. Peminjam boleh membayar kapan pun dengan jumlah berapa pun. Mereka diberi ide agar membawa barang seperti makanan, mainan dan kebutuhan rumah tangga saat mereka meminta-minta dari rumah ke rumah. Lebih dari 85.000 pengemis ikut program ini. Pinjaman untuk mereka biasanya sekitar Rp 120.000.
Berkat Bank Grameen, separo lebih nasabah telah melewati garis kemiskinan dan 5.000 pengemis berhenti meminta-minta. Yakin bahwa kemiskinan adalah acaman perdamaian, Panitia Nobel 2006 menganugerahkan penghargaan Nobel Perdamaian kepada Muhammad Yunus dan Bank Grammen. “Perdamaian,” kata Yunus, “terancam oleh tatanan ekonomi, sosial dan politik yang tidak adil, tiadanya demokrasi, kerusakan lingkungan dan pelanggaran hak-hak asasi manusia.”
Dengan memberikan kredit kepada kaum papa, Yunus melawan kemiskinan sebagai langkah awal untuk perdamaian. Bagaimana gagasan kredit tanpa agunan ini muncul?

Jumat, 11 Mei 2012

Cara Menghilangkan Icon Obeng dan Tang


Mungkin ada diantara sahabat blogger semua yang merasa tidak nyaman dengan tampilnya gambar icon obeng dan tang di blog pada saat log in atau mengedit blog sahabat.
Sebenarnya icon ini hanya muncul apabila kita masuk ke akun Blogger kita. Namun, icon ini tidak akan terlihat di komputer pengunjung lain walaupun kita sedanglog in.Namun bila anda ingin menghilangkan icon obeng dan tang.Anda hanya menambahkan sedikit kode HTML
Nah, adapun Cara Menghilangkan Icon Obeng dan Tang sebagai berikut:
1.      Masuk ke akun Blogger Anda.
2.      Klik Rancangan --> Edit HTML.
3.      Klik Download Template Lengkap untuk membackup template blog anda.
4.      Beri tanda centang (ceklis) pada Expand TemplateWidget.
5.   Cari kode "]]>< /b:skin" (tanpa tanda petik).
Gunakan fasilitas pencarian browser dengan menekan tombol Ctrl + F lalu ketikkan kode yang dicari.
6.      Copy kode dibawah ini dan paste di atas kode tadi. 
.quickedit{ 
display:none; 
}
7.      Save (simpan) template


Rabu, 09 Mei 2012

Beriman Tanpa Rasa Takut

Setiap agama yang hadir di muka bumi selalu membawa harapan hidup yang lebih baik bagi setiap pemeluknya. Merosot dan jayanya suatu agama sangat bergantung pada seberapa besar umatnya meyakini dan mengakui kebesaran harapan hidup yang lebih baik tersebut. Harapan yang terpenuhi akan semakin memperkuat keyakinannya pada agama yang dipeluknya. Sebaliknya, harapan yang “tak terpenuhi” akan meruntuhkan panji-panji keyakinannya.
Islam dengan misi rahmatan lil ‘alamin memberikan rahmat bagi seluruh alam dengan tidak mendiskriminasikan umatnya karena perbedaan kelamin, suku, warna kulit, bentuk tubuh, usia, pandangan politik, etnis, ras, agama, orientasi seksual, dan perbedaanperbedaan lainnya. Para mufassir (ahli tafsir) tidak ada yang memiliki pemahaman yang berbeda tentang misi Islam, tetapi problem muncul ketika para mufassir memahami ayat-ayat lain dalam Al-Quran dan hadis-hadis yang disabdakan oleh Rasulullah Saw. Sebut saja yang berkaitan dengan orientasi seksual terhadap sesama jenis dan segala aspek kehidupannya. Dalam persoalan inilah “Islam menjadi bencana bagi kaum homoseksual”. Karena para mufassir mayoritas memahami ayat-ayat tentang homoseksualitas dengan perspektif bias heteronormativitas, sehingga kaum homoseksual (lesbian dan gay) berada pada kelompok yang dianggap menyimpang, dan memiliki konflik dalam beragama.

Senin, 07 Mei 2012

Chatting Dengan Tuhan


    BUZZ

    BUZZ...

    TUHAN: Kamu memanggil-Ku ?

    AKU: Memanggilmu? Tidak.. Ini siapa ya?

    TUHAN: Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.

    AKU: Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.

    TUHAN: Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.

    AKU: Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.

    TUHAN: Benar sekali. Aktifitas memberimu kesibukan. Tapi produktifitas memberimu hasil. Aktifitas memakan waktu, produktifitas membebaskan waktu.

    AKU: Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghidarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini.

    TUHAN: Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi, misalnya.

    AKU: OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?

    TUHAN: Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisa-lah yang membuatnya jadi rumit.

    AKU: Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?

    TUHAN: Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.

Rabu, 02 Mei 2012

KISAH CINTA SEORANG SUAMI


Aku membencinya, Itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, Aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, Membuatku membenci suamiku sendiri. Walaupun menikah terpaksa, Aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, Setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, Suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka. Ketika menikah, Aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku.
Di rumah kami, Akulah ratunya. Tak ada seorangpun yang berani melawan. Jika ada sedikit saja masalah, Aku selalu menyalahkan suamiku. Aku tak suka handukny yang basah yang diletakkan di tempat tidur, Aku sebal melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas meja dan meninggalkan bekas lengket, Aku benci ketika ia memakai komputerku meskipun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung bajunya di kapstock bajuku, Aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa memencetnya dengan rapi, Aku marah kalau ia menghubungiku hingga berkali-kali ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku.

Selasa, 01 Mei 2012

Antara Cinta dan Kentut!!!


CINTA dan KENTUT tidak bisa ditahan, keduanya bisa menjadi lega bila terlaksana.
CINTA tertahan = Sengsara, KENTUT ditahan = Menderita
Kalau CINTA dan KENTUT keras bersuara, tentu perasaan kita lega.

CINTA terkesan malu-malu tapi mau, KENTUT bikin malu-maluin baunya.
CINTA tanpa rasa, bukan CINTA namanya, KENTUT tak berbau, bukan KENTUT namanya.
CINTA itu rapuh, KENTUT itu bau.
CINTA itu halus, KENTUT itu virus.

CINTA diam-diam membuat orang mabuk kepayang, KENTUT diam-diam membuat orang mabuk kepalang.
CINTA bagi kebanyakan orang muda, "Ahhh, CINTA monyet...!"
KENTUT didepan banyak orang, "Sialan, monyet lu...!"

Laki-Laki Sejati



Aku bertanya pada Bunda, bagaimana memilih Lelaki Sejati ?
Bunda menjawab, Nak..........
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar,
Tetapi dari kasih sayangnya pada orang disekitarnya
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang,
Tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya,
Tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia dihormati ditempat bekerja,
Tetapi dari bagaimana dia dihormati di dalam rumah
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan,
Tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan
 

Get Money

no-minimum.com

Paid To Promote